Tafsir Tahlili QS. Ali Imran: 100-110
Oleh: Farid Muhlasol
بِاسْمِ اللّهِ
الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا
إِنْ تُطِيعُوا فَرِيقًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ يَرُدُّوكُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ
كَافِرِينَ
وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ وَأَنْتُمْ
تُتْلَى عَلَيْكُمْ آيَاتُ اللَّهِ وَفِيكُمْ رَسُولُهُ وَمَنْ يَعْتَصِمْ بِاللَّهِ
فَقَدْ هُدِيَ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
Hai orang – orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari
orang –orang yang diberi al – Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu
menjadi orang kafir sesudah kamu beriman. (
3:100 )
Bagaimana kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat – ayat Allah
dibacakan kepada kamu? Barang siapa yang berpegang teguh kepada (agama) allah,
maka sesungguhnya ia telah diberi
petunjuk kepada jalan yang lurus. (3:101)
Pada ayat ini ada term Utu Al-Kitab, Dalam buku Wawasan Al-Quran
Prof. Quraisy Syihab term Utu Al-Kitab di Al-Quran terulang delapan belas kali.
Selain istilah Utu Al-Kitab, Al-Quran juga menggunakan istilah Ahl Al-Kitab
yang terulang sebanyak tiga puluh kali dalam Al-Quran, Utu Nashiban Mina Al-Kitab tiga kali, Al-
Yahud delapan kali, Al-Ladzina Hadu
sepuluh kali, Bani Israil empat puluh kali, dan An-Nashara empat belas kali.